hi, world! hi smart people!
Gimana liburannya? Hmm kalau rife sih masih kurang ya. Mungkin kalau kalian ada yang sudah enggak sabar nih untuk masuk sekolah, atau bahkan tak sabar mencicipi pelajaran baru? Woah, asyik deh kalau begitu. Rife jadi semangat buat berbagi nih! Apalagi berbagi pelajaran biologi yang memang banyak banget hafalannya, hehe.
Yuk kita intip materi biologi tentang Sistem Ekskresi pada Manusia.
.
Sistem Ekskresi pada Manusia adalah suatu sistem pengeluaran zat sisa metabolisme yang ada di tubuh manusia itu sendiri. Ada fungsinya gak sih? Tentu ada, dong! Fungsi sistem ekskresi adalah untuk membuang racun-racun dan zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Kalau gak ada sistem ini, di tubuh kita pasti bakal banyak racun! hiii~ kebayang gak tuh seremnya?
Namanya juga sistem, pasti terdiri dari berbagai organ tubuh dong! Organ sistem pencernaan ada 4, yaitu : Hati, Kulit, Paru-paru, dan gak lupa, Ginjal! Berikut ulasannya :
Rife akan membahas salah satu organ yang berperan dalam Sistem Ekskresi Manusia. Yap, kita akan membahas hati.
eh, jangan baper dulu ya guys! Hati disini adalah Hepar, organ besar yang terletak di dalam rongga perut bagian kanan. Hati bersebelahan dengan lambung.
Hati, atau biasa disebut hepar, berperan dalam sistem ekskresi loh! Tapi, kok bisa sih termasuk organ ekskresi? Memangnya Hati mengeluarkan apa?
Nah, kalau gini, coba yuk kita inget lagi fungsi hati. Apa aja tuh? Fungsi hati adalah sebagai berikut :
1. Detoxifikasi racun
2. Perombakan sel darah
3. Perombakan protein
4. Menyimpan kelebihan gula darah dalam bentuk glikogen
Nah, dari fungsi diatas, yang berperan dalam proses ekskresi adalah yang perombakan sel darah.
Sel darah merah atau biasa disebut eritrosit mengandung senyawa hemoglobin yang bikin sel darah jadi warna merah. Komposisi penyusun hemoglobin yaitu Hemin, Globin, senyawa peptida, dan zat besi.
Hemin dirombak menjadi biliverdin dan bilirubin yang kemudian di bawa ke Hati untuk dijadikan pigmen warna empedu. Setelah dibawa ke hati, pigmen warna itu dibawa ke usus, dan dioksidasi menjadi Urobilinogen. Nantinya, Urobilinogen dibagi jadi Urobilin (pigmen urin) dan Sterkobilin (pigmen feses)
Makanya itu, Hati berperan sebagai alat ekskresi karena terjadi perombakan eritrosit, yang nantinya bakal menjadi pigmen warna yang keluar bersama urin.
//ooh gitu!
Iya, kayak gitu. Gimana, udah paham belum? Semoga udah paham ya, guys!
Tunggu dulu, deh. Ini baru bahas Hati. Masih ada 3 organ lagi nih yang belum kita bahas, kalian harus tetep semangat ya knowledge seeker! Have a nice day~
-
Jangan lupa subscribe karena subscribe itu GRATIS. dengan kamu subscribe dan share ke teman-teman kamu, kamu udah menyebar kebaikan, sekaligus menambah semangat penulis untuk selalu melanjutkan tulisannya.
Gimana liburannya? Hmm kalau rife sih masih kurang ya. Mungkin kalau kalian ada yang sudah enggak sabar nih untuk masuk sekolah, atau bahkan tak sabar mencicipi pelajaran baru? Woah, asyik deh kalau begitu. Rife jadi semangat buat berbagi nih! Apalagi berbagi pelajaran biologi yang memang banyak banget hafalannya, hehe.
Yuk kita intip materi biologi tentang Sistem Ekskresi pada Manusia.
.
Sistem Ekskresi pada Manusia adalah suatu sistem pengeluaran zat sisa metabolisme yang ada di tubuh manusia itu sendiri. Ada fungsinya gak sih? Tentu ada, dong! Fungsi sistem ekskresi adalah untuk membuang racun-racun dan zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Kalau gak ada sistem ini, di tubuh kita pasti bakal banyak racun! hiii~ kebayang gak tuh seremnya?
Namanya juga sistem, pasti terdiri dari berbagai organ tubuh dong! Organ sistem pencernaan ada 4, yaitu : Hati, Kulit, Paru-paru, dan gak lupa, Ginjal! Berikut ulasannya :
Rife akan membahas salah satu organ yang berperan dalam Sistem Ekskresi Manusia. Yap, kita akan membahas hati.
eh, jangan baper dulu ya guys! Hati disini adalah Hepar, organ besar yang terletak di dalam rongga perut bagian kanan. Hati bersebelahan dengan lambung.
Hati, atau biasa disebut hepar, berperan dalam sistem ekskresi loh! Tapi, kok bisa sih termasuk organ ekskresi? Memangnya Hati mengeluarkan apa?
Nah, kalau gini, coba yuk kita inget lagi fungsi hati. Apa aja tuh? Fungsi hati adalah sebagai berikut :
1. Detoxifikasi racun
2. Perombakan sel darah
3. Perombakan protein
4. Menyimpan kelebihan gula darah dalam bentuk glikogen
Nah, dari fungsi diatas, yang berperan dalam proses ekskresi adalah yang perombakan sel darah.
Sel darah merah atau biasa disebut eritrosit mengandung senyawa hemoglobin yang bikin sel darah jadi warna merah. Komposisi penyusun hemoglobin yaitu Hemin, Globin, senyawa peptida, dan zat besi.
Hemin dirombak menjadi biliverdin dan bilirubin yang kemudian di bawa ke Hati untuk dijadikan pigmen warna empedu. Setelah dibawa ke hati, pigmen warna itu dibawa ke usus, dan dioksidasi menjadi Urobilinogen. Nantinya, Urobilinogen dibagi jadi Urobilin (pigmen urin) dan Sterkobilin (pigmen feses)
Makanya itu, Hati berperan sebagai alat ekskresi karena terjadi perombakan eritrosit, yang nantinya bakal menjadi pigmen warna yang keluar bersama urin.
//ooh gitu!
Iya, kayak gitu. Gimana, udah paham belum? Semoga udah paham ya, guys!
Tunggu dulu, deh. Ini baru bahas Hati. Masih ada 3 organ lagi nih yang belum kita bahas, kalian harus tetep semangat ya knowledge seeker! Have a nice day~
-
Jangan lupa subscribe karena subscribe itu GRATIS. dengan kamu subscribe dan share ke teman-teman kamu, kamu udah menyebar kebaikan, sekaligus menambah semangat penulis untuk selalu melanjutkan tulisannya.
Komentar
Posting Komentar